Kamis, 19 November 2020

Yuk, pinjam buku apa saja melalui aplikasi iPusnas!

Lagi pandemi gini kalau pergi keluar rumah kayaknya serem deh. Tapi lagi mau cari buku di perpusnas. Gimana ya? 

Tenang! Kan ada aplikasi perpustakaan digital iPusnas. Tau gak sih apa itu iPusnas? 


iPusnas itu sendiri merupakan aplikasi perpustakaan digital yang berisi koleksi-koleksi ebook dari perpusnas. Kalian bisa download aplikasi ini di Play Store maupun App Store. 

Terus cara pakainya gimana? Gampang! 

Kalian cukup download dan buat akun, lalu cari judul buku yang ingin kalian pinjam dan nanti buku tersebut bisa kalian baca di library iPusnas. Mudah dan praktis bukan? 

Jadi tunggu apa lagi? Yuk, manfaatkan aplikasi iPusnas. Apalagi di era pandemi gini kita juga harus menjaga jarak dengan orang lain, bukan? 

Kamis, 12 November 2020

"THE CALL" Film Thriller-Mystery yang Sangat Ditunggu!

THE CALL


Film yang dibintangi Park Shin Hye dan Jeon Jong Seo ini disutradarai oleh Lee Chung Hyun. Berkisah tentang dua orang wanita yang berada di masa kini dan masa lalu yang saling terhubung melalui panggilan telepon. Seo Yeon (Park Shin Hye) mendapatkan panggilan dari seorang wanita bernama Young Sook (Jeon Jong Seo) yang mengaku hidup di masa lalu 20 tahun silam. Mereka berdua akhirnya menjalin pertemanan yang baik, akan tetapi suatu ketika mereka mengetahui kalau masa depan dan masa lalu bisa diubah, pertemanan dan nasib mereka berantakan. 

Fakta Menarik Film "The Call"

The Call sangat menarik karena film ini disutradarai oleh sutradara muda Lee Chung Hyun. Lucunya, saat para pemain The Call menggelar konferensi pers untuk film ini, Lee Chung Hyun dikira adalah seorang pemain karena terlihat sangat tampan dan masih muda. 

Film ini juga merupakan film dengan genre thriller-mystery pertama yang dibintangi Park Shin Hye. Seperti yang kita tahu, Park Shin Hye adalah aktris papan atas Korea Selatan yang memang sudah banyak membintangi film dan drama yang memiliki kemampuan akting yang tidak perlu diragukan lagi. 

Film ini akan rilis di Indonesia melalui Netflix pada tanggal 27 November mendatang. 

Selasa, 10 November 2020

Mengenal Beberapa Perpustakaan yang Sering Muncul di Drama Korea

Mengenal Beberapa Perpustakaan yang Sering Muncul di Drama Korea

1. CGV Myeongdong Cine Library


Perpustakaan yang dibuka pada tahun 2015 ini berlokasi di Distrik Jung, Myeongdong, Seoul. Dahulunya, ini adalah sebuah gedung theater yang dialihfungsikan menjadi perpustakaan. Perpustakaan ini memiliki konsep Cine Library, yang dimana CGV Myeongdong Station Cine Library ini merupakan perpustakaan-bioskop dan rumah seni pertama yang ada di Korea. Memiliki lebih dari 10.000 buku tentang berbagai film, ini adalah tempat di mana orang dapat datang untuk membaca, berdiskusi, dan berbagi kecintaan mereka pada film dan bioskop.

Didalamnya terbagi menjadi tiga ruangan, yang pertama ada ruangan C (Creativity in Cinema) yang menyimpan mengenai berbagai jenis film. Kemudian yang kedua ada ruangan G (Cinema Guide) menyimpan buku-buku yang berhubungan dengan film, skenario, dan sebagainya. Ruangan terakhir, ada ruangan V (Visuality and Arts) yang menyimpan buku-buku tetang seni, sastra, dan humaniora yang bisa dijadikan referensi untuk film. 

Kalau dilihat dari koleksi-koleksi yang ada di CGV Myeongdong Station Cine Library ini, merupakan jenis perpustakaan khusus ya! Kenapa? Karena koleksi di perpustakaan ini memfokuskan jenis-jenis koleksinya mengenai satu bidang khusus atau sejenisnya (seni film). 

2. Forest of Wisdom Library


Nah, untuk perpustakaan yang satu ini memang sudah sangat familiar banget ya! Banyak scene drama korea populer yang diambil di Forest of Wisdom Library, seperti Hwayugi, Hotel Del Luna, What's Wrong With Secretary Kim, She Was Pretty, I am Not A Robot, dan drama populer tahun ini The King Eternal Monarch dan It's Okay to Not Be Okay juga mengambil scene di perpustakaan ini. 

Forest of Wisdom Library ini terletak di Kota Paju. Perpustakaan ini termasuk bagian dari Paju Book City, sebuah komunitas yang membuat, mencetak, menerbitkan, dan menjual buku-buku Korea Selatan yang tujuannya menjadi "book-hub of Asia". Forest of Wisdom Library memiliki lebih dari 200.000 koleksi buku yang disusun di dalam rak-rak tinggi. Menariknya, yang berbeda mengenai perpustakaan ini adalah koleksi buku-buku di perpustakaan ini tidak untuk dijual, tidak dapat dipinjam, dan tidak dikatalogkan. Memiliki coffee shop dan sepertinya perpustakaan ini menjadi coffe shop-library terbesar di Korea bahkan mungkin dunia. Dan hal yang menarik lainnya adalah perpustakaan ini buka 24 jam dan memiliki guesthouse. Wah, bisa bermalam di perpustakaan juga ya! 

3. Eunpyeong Public Library


Eunpyeong Public Library merupakan perpustakaan umum yang dibuka pada tahun 2011. Perpustakaan yang terletak di wilayah Jingwan, Eunpyeong ini memiliki arsitektur yang unik dan sekilas bentuk bangunannya seperti piramida yang simestris dengan pemandangan yang indah dan sejuk disekelilingnya. 

Eunpyeong Public Library ini menjadi salah satu dari banyak perpustakaan yang masuk kedalam drama korea, lebih tepatnya drama korea The Legend of the Blue Sea yang dibintangi oleh Lee Min Ho dan Jun Ji Hyun. 

4. Dogok Digital Public Library


Perpustakaan yang dibuka pada tahun 2013 ini terletak di wilayah Dogok, Distrik Gangnam, Seoul. Perpustakaan ini sempat muncul di salah satu scene drama A-Teen.

Seperti yang kita ketahui, perpustakaan tidak hanya menyediakan koleksi tercetak saja tetapi juga non cetak atau digital. Dogok Digital Public Library merupakan contoh perpustakaan yang banyak menyimpan koleksi-koleksi digital seperti buku-buku digital dan berbagai arsip yang telah didigitalisasi yang hanya dapat diaksea di dalam perpustakaan. Tetapi, perpustakaan juga tetap menyimpan koleksi-koleksi tercetak yang dapat dibaca dan dipinjam oleh pemustaka. Wah, berarti Dogok Digital Public Library ini termasuk kedalam jenis bentuk perpustakaan digital atau konvensional ya?

5. Starfield Library


Perpustakaan yang memiliki luas 2.800 meter persegi dan dua lantai yang terbuka untuk umum. Mempunyai 3 buah rak buku raksasa dengan tinggi mencapai 13 meter dengan koleksi lebih dari 50 ribu judul buku, dan lebih dari 600 judul majalah Korea, juga koleksi buku-buku internasional berbahasa inggris dan berbagai genre buku lainnya . Dan tentunya perpustakaan ini sangat instagramable dengan interior berwarna coklat dan emas yang dapat memberikan kesan classy dan elegan. Uniknya, Starfield Library terletak di tengah pusat perbelanjaan COEX Mall Gangnam, Seoul. Di perpustakaan ini diperbolehkan membawa makanan dan minuman, wah mungkin karena kesadaran akan kebersihan masyarakat Korea jadinya perpustakaan ini berani memperbolehkannya ya! 

Starfield Library ini jadi makin dikenal berkat drama Record of Youth yang dibintangi oleh Park Bo Gum karena beberapa kali pengambilan scene di perpustakaan ini.

6. Seoul Metropolitan Library


Dahulu ini merupakan bekas kantor Balai Kota Seoul yang telah dibangun pada tahun 1962, yang juga melambangkan sejarah Seoul. Seoul Metropolitan Library menyimpan lebih dari 300.000 buku yang disusun rapih di dalam rak setinggi 5 meter. Koleksi yang terdapat di perpustakaan ini diantaranya ada arsip Seoul, koleksi umum, koleksi penyandang disibilitas, dan koleksi digital. Di Seoul Metropolitan Library juga terdapat ruang pameran dan layanan arsip Seoul. Perpustakaan ini terbuka untuk umum dan memberikan layanan prima yang baik untuk pemustaka berkebutuhan khusus. 

Drama Korea yang pernah menggunakan perpustakaan ini sebagai lokasi syuting salah satu scenenya adalah drama Fight For My Way yang dibintangi oleh Park Seo Joon dan Kim Ji Won.

Wah, ternyata banyak ya perpustakaan-perpustakaan yang bagus di Korea Selatan. Perpustakaan di atas yang menjadi tempat lokasi syuting drama hanya sebagian kecil dari banyaknya perpustakaan bagus di Korea Selatan. Setiap perpustakaan memiliki ciri dan daya tarik tersendiri yang membuat perpustakaan ini dilirik untuk menjadi tempat lokasi syuting. Hal ini juga bisa dijadikan kesempatan marketing oleh perpustakaan agar lebih dikenal masyarakat luas dan akan menarik pengunjung atau pemustaka untuk berkunjung ke perpustakaan-perpustakaan tersebut. Masyarakat Korea Selatan dikenal gemar membaca. Tidak mengherankan kemajuan Korea Selatan begitu pesat, terutama dalam hal minat baca dan literasi. Saat ini, angka literasi Korea Selatan adalah 100%.
Beberapa perpustakaan di atas juga bisa jadi referensi tempat yang bisa kamu kunjungi ketika ke Korea Selatan!